You are here:
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Radio Komunitas Angkringan

Petani Harus Mampu Menjaga Stabilitas Tanah Pertanian

Email Cetak PDF
Petani harus dapat memahami cara bertani, dengan demikian petani mampu menjaga stabilitas dalam menjalankan usaha dan hasil pertanian. Petani tidak secara monoton menanam satu jenis tanaman. Ini digunakan agar tanah pertanian juga dapat memperbaiki tekstur dan kesuburan tanah. Disamping itu dalam menjalankan usaha pertanian, petani tidak harus menggantungkan pemakaian pupuk pabrik akan tetapi pupuk anorganik harus diberikan.

Seperti dijelaskan Dwijo, petani di Timbulharjo, saat ini tekstur tanah banyak yang rusak. Ini banyak disebabkan oleh sistem pertanian yang kurang tertata dan ketergantungan pada pemakaian pupuk pabrik/anorganik. Tanah pertanian harus selalu diolah dengan berbagai macam jenis tanaman, sehingga tidak hanya monoton menanam salah satu jenis tanaman.

Dwijo menggambarkan, apabila tanah sawah hanya ditanami padi secara terus menerus akan tidak baik, akan tetapi kadang kala juga harus ditanami jenis palawija. Dengan menanam padi yang ditanam terus menerus akan merusak tekstur tanah pertanian karena pola tanam akan monoton. Untuk itu tanah pertanian harus sesekali ditanami palawija agar tekstur tanah terjaga dan stabilitas humus tanah dapat terjaga dan tidak mudah hilang.

Penggunaan pupuk organik juga harus diperhatikan dan juga dilakukan, karena penggunaan pupuk pabrik/organik yang terus menerus akan merusak tekstur tanah dan
 

Radio Online